Saturday, 1 June 2013

0 pengertian corel draw

Corel Draw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. Corel Draw pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasiWindows 2000 dan yang lebih baru. Versi Corel Draw untuk Linux dan Mac OSpernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah. 
Versi CorelDRAW X5 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.

Fasilitas Dasar Corel Draw 

Quick Start

Pertama kali perangkat lunak CorelDRAW diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang yang dapat diaktifkan, yaitu:
  • quick start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahanrancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
  • what’s new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW X4.
  • learning tools: alat yang mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAW mempelajari fasilitas yang disediakan.
  • galeri: galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakai CorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafisprofesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
  • updates: aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.

Hints

Hints berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objek gambar/teks.

Menu Bar

Menu Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menu CorelDRAW X4 menggunakan standar sistem operasi Windows yang sangat memudahkan pemakaian.

Standard Toolbar

Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis CorelDRAW.

Property Bar

Property bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar.. 

Toolbox

Toolbox biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagim memberi tanda lipatan pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki subalat. Untuk menampilkan daftar subalat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan simbol alat yang bersangkutan.Jika kita masuk ke corel nanti error tak usa h diulangulang masuk-masuk terus,biar error toolbok,toolbar aneh tak seperti biasanya.

Status Bar

Sistem meletakkan berbagai informasi pada baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.

Color Palette

Color palette atau kotak warna terletak di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam kotak warna.

Dialog Box

Sistem CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar darivektor ke bitmap melalui menu bitmaps submenu convert to bitmap.

Docker

Sistem meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapar ditampilkan melalui menu window submenu docker.

Fixed/Floating Toolbar

Salah satu keistimewaan dari sistem CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan ditempatkan di sembarang lokasi. [1]

OPERASI DASAR

Objek Garis

Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa:
  • freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
  • bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.
  • artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukanspesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.
  • pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
  • polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
  • 3 point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.
  • connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
  • dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri fasilitas property bar ketika alat ini aktif.

Brosur


Brosur, pamflet, atau buklet adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Halamannya sering dijadikan satu (antara lain dengan stapler,benang, atau kawat), biasanya memiliki sampul, tapi tidak menggunakan jilid keras. Menurut definisi UNESCO, brosur adalah terbitan tidak berkala yang tidak dijilid keras, lengkap (dalam satu kali terbitan), memiliki paling sedikit 5 halaman tetapi tidak lebih dari 48 halaman, di luar perhitungan sampul.[1]
Di Inggris dari abad ke-16 hingga abad ke-18, istilah pamphlet digunakan untuk ringkasan risalah yang kontroversial mengenai topik-topik aktual, umumnya berhubungan dengan agama atau politik.[1]

BENTUK DAN ISI

Bila terdiri dari satu halaman, brosur atau pamflet umumnya dicetak pada kedua sisi, dan dilipat dengan pola lipatan tertentu hingga membentuk sejumlah panel yang terpisah. Pamflet yang hanya terdiri dari satu lembar/halaman sering disebutselebaran (bahasa Inggris: leaflet, flier, atau flyer). Selain itu, brosur yang memuat informasi tentang produk disebut juga sebagai katalog produk atau sering hanya disebut katalog.
Brosur atau pamflet memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, atau dimaksudkan sebagai sarana beriklan. Informasi dalam brosur ditulis dalam bahasa yang ringkas, dan dimaksudkan mudah dipahami dalam waktu singkat. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut.
Buklet sering memiliki sampul, halaman judul, dijilid, dan memiliki jumlah halaman lebih banyak dari pamflet. Bentuknya sering terlihat seperti buku berukuran kecil. Berbeda dengan brosur atau pamflet, buklet bukan merupakan sarana beriklan secara langsung.
Sejumlah produk konsumen seperti barang elektronik, sering menyertakan buklet berisi spesifikasi produk atau penjelasan cara penggunaan. Buklet yang menyertai barang elektronik kadang-kadang memiliki jumlah halaman yang banyak dan tidak untuk habis dibaca dalam satu kali kesempatan. Album rekaman, seperti kaset atau CD sering menyertakan buklet yang berisi lirik lagu, foto, dan nama-nama artis pendukung

1 Istilah Dalam Video Shooting


Istilah Dalam Video Shooting

Gerakan Kamera
1. Panning adalah gerakan kamera menyamping. Pann left gerakan ke arah kiri dan pann right gerakan ke arah kanan.
2. Tilting adalah gerakan kamera secara vertical atau atas bawah. Tilt Up gerakan naik dan Tilt Down gerakan turun.
3. Tracking adalah gerakan kamera dengan arah maju dan mundur atau depan belakang, bisa dengan bantuan doly atau rel kereta. Track In gerakan maju kedepan dan Track Out gerakan mundur kebelakang.
4. Crane adalah gerakan kamera meninggi atau merendah.
5. Following adalah gerakan kamera mengikuti objek atau actor
Pengambilan gambar terhadap suatu objek dapat dilakukan dengan lima cara:
Bird Eye View
Teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan ketinggian kamera berada di atas ketinggian objek. Hasilnya akan terlihat lingkungan yang luas dan benda-benda lain tampak kecil dan berserakan.
High Angle
Sudut pengambilan dari atas objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat kecil. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu nilai “kerdil”.
Low Angle
Sudut pengambilan dari arah bawah objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat besar. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu nilai agung/ prominance, berwibawa, kuat, dominan.
Eye Level
Sudut pengambilan gambar sejajar dengan objek. Hasilnya memperlihatkan tangkapan pandangan mata seseorang. Teknik ini tidak memiliki kesan dramatis melainkan kesan wajar.
Frog Eye
Sudut pengambilan gambar dengan ketinggian kamera sejajar dengan alas/dasar kedudukan objek atau lebih rendah. Hasilnya akan tampak seolah-olah mata penonton mewakili mata katak.
Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar, tingkat emosi, situasi dan kodisi objek. Terdapat bermacam-macam istilah antara lain:
Extreme Close Up (ECU/XCU) :
Pengambilan gambar yang terlihat sangat detail seperti hidung pemain atau bibir atau ujung tumit dari sepatu.
Big Close Up (BCU) :
Pengambilan gambar dari sebatas kepala hingga dagu.
Close Up (CU) :
Gambar diambil dari jarak dekat, hanya sebagian dari objek yang terlihat seperti hanya mukanya saja atau sepasang kaki yang bersepatu baru
Medium Close Up (MCU) :
Hampir sama dengan MS, jika objeknya orang dan diambil dari dada keatas.
Medium Shot (MS) :
Pengambilan dari jarak sedang, jika objeknya orang maka yang terlihat hanya separuh badannya saja (dari perut/pinggang keatas).
Knee Shot (KS) :
Pengambilan gambar objek dari kepala hingga lutut.
Full Shot (FS) :
Pengambilan gambar objek secara penuh dari kepala sampai kaki.
Long Shot (LS) :
Pengambilan secara keseluruhan. Gambar diambil dari jarak jauh, seluruh objek terkena hingga latar belakang objek.
Medium Long Shot (MLS) :
Gambar diambil dari jarak yang wajar, sehingga jika misalnya terdapat 3 objek maka seluruhnya akan terlihat. Bila objeknya satu orang maka tampak dari kepala sampai lutut.
Extreme Long Shot (XLS):
Gambar diambil dari jarak sangat jauh, yang ditonjolkan bukan objek lagi tetapi latar belakangnya. Dengan demikian dapat diketahui posisi objek tersebut terhadap lingkungannya.
- One Shot (1S) :
Pengambilan gambar satu objek.
- Two Shot (2S) :
Pengambilan gambar dua orang.
- Three Shot (3S) :
Pengambilan gambar tiga orang.
- Group Shot (GS):
Pengambilan gambar sekelompok orang.
Gerakan kamera akan menghasilkan gambar yang berbeda. Oleh karenanya maka dibedakan dengan istilah-istilah sebagai berikut:
Zoom In/ Zoom Out :
Kamera bergerak menjauh dan mendekati objek dengan menggunakan tombol zooming yang ada di kamera.
Panning :
Gerakan kamera menoleh ke kiri dan ke kanan dari atas tripod.
Tilting :
Gerakan kamera ke atas dan ke bawah. Tilt Up jika kamera mendongak dan tilt down jika kamera mengangguk.
Dolly :
Kedudukan kamera di tripod dan di atas landasan rodanya. Dolly In jika bergerak maju dan Dolly Out jika bergerak menjauh.
Follow :
Gerakan kamera mengikuti objek yang bergerak.
Crane shot :
Gerakan kamera yang dipasang di atas roda crane.
Fading :
Pergantian gambar secara perlahan. Fade in jika gambar muncul dan fade out jika gambar menghilang serta cross fade jika gambar 1 dan 2 saling menggantikan secara bersamaan.
Framing :
Objek berada dalam framing Shot. Frame In jika memasuki bingkai dan frame out jika keluar bingkai.
Teknik pengambilan gambar tanpa menggerakkan kamera, jadi cukup objek yang bergerak.
- Objek bergerak sejajar dengan kamera.
- Walk In : Objek bergerak mendekati kamera.
- Walk Away : Objek bergerak menjauhi kamera.
Teknik ini dikatakan lain karena tidak hanya mengandalkan sudut pengambilan, ukuran gambar, gerakan kamera dan objek tetapi juga unsur- unsur lain seperti cahaya, properti dan lingkungan. Rata-rata pengambilan gambar dengan menggunakan teknik-teknik ini menghasilkan kesan lebih dramatik.
Backlight Shot:
Teknik pengambilan gambar terhadap objek dengan pencahayaan dari belakang.
Reflection Shot:
Teknik pengambilan yang tidak diarahkan langsung ke objeknya tetapi dari cermin/air yang dapat memantulkan bayangan objek.
Door Frame Shot:
Gambar diambil dari luar pintu sedangkan adegan ada di dalam ruangan.
Artificial Framing Shot:
Benda misalnya daun atau ranting diletakkan di depan kamera sehingga seolah-olah objek diambil dari balik ranting tersebut.
Jaws Shot:
Kamera menyorot objek yang seolah-olah kaget melihat kamera.
Framing with Background:
Objek tetap fokus di depan namun latar belakang dimunculkan sehingga ada kesan indah.
The Secret of Foreground Framing Shot:
Pengambilan objek yang berada di depan sampai latar belakang sehingga menjadi perpaduan adegan.
Tripod Transition:
Posisi kamera berada diatas tripod dan beralih dari objek satu ke objek lain secara cepat.
Artificial Hairlight:
Rambut objek diberi efek cahaya buatan sehingga bersinar dan lebih dramatik.
Fast Road Effect:
Teknik yang diambil dari dalam mobil yang sedang melaju kencang.
Walking Shot:
Teknik ini mengambil gambar pada objek yang sedang berjalan. Biasanya digunakan untuk menunjukkan orang yang sedang berjalan terburu-buru atau dikejar sesuatu.
Over Shoulder :
Pengambilan gambar dari belakang objek, biasanya objek tersebut hanya terlihat kepala atau bahunya saja. Pengambilan ini untuk memperlihatkan bahwa objek sedang melihat sesuatu atau bisa juga objek sedang bercakap-cakap.
Profil Shot :
Jika dua orang sedang berdialog, tetapi pengambilan gambarnya dari samping, kamera satu memperlihatkan orang pertama dan kamera dua memperlihatkan orang kedua.
Acting :Adegan/lakon yang diperankan oleh pemeran (aktor/aktris/talent) mengikuti skenario yang telah ditetapkan. Akting meliputi bahasa tubuh, ekspresi wajah dan dialog. 

Agent (Agent Model) :
Seseorang yang bekerja mewakili kepentingan aktor/aktris dalam berhubungan dengan produser serta orang-orang lain dalam dunia produksi film. Agent ini amat berperan dalam mencarikan job serta membangun karir para artis.

Art Director (Penata Artistik):
Pengarah artistik dari sebuah produksi, bertanggung jawab dalam penyediaan set lokasi shooting serta properti penunjang, sesuai tuntutan cerita dalam skenario. 

Audio Mixing :
Proses pengaturan suara dari berbagai macam jenis input, menghasilkan unsur sound yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan cerita.

Angle :
Sudut pengambilan gambar, amat berpengaruh dalam penciptaan komunikasi yang diharapkan dari sebuah gambar sebagai bahasa visual. Low Angle yaitu pengambilan gambar dari bawah obyek, lazim digunakan untuk menampilkan keagungan/kewibawaan obyek. High angle ialah pengambilan gambar dari ketinggian, lazim digunakan untuk menampilkan ketidakberdayaan obyek. Close-up (CU) ialah pengambilan jarak dekat dimana obyek tampak dengan jelas (pada manusia, sebatas wajah hingga leher atau dada); Extreme Close Up (ECU) ialah pengambilan yang lebih dekat lagi sehingga layar dipenuhi oleh bagian dari wajah; Medium Shot (MS) ialah pengambilan dari jarak sedang, dimana manusia akan tampil keseluruhan bagian tubuhnya; Long Shot (LS) ialah pengambilan gambar dari jarak jauh dimana obyek akan terlihat bersama dengan lingkungan terdekatnya. 

Angle juga berkaitan dengan pergerakan kamera berikut ini : Pan ialah pergerakan kamera secara horisontal ke kiri atau ke kanan; Tilt ialah pergerakan kamera secara vertikal ke atas atau ke bawah; Track/Dolly ialah pergerakan kamera yang sejajar mengikuti pergerakan obyek yang bergerak; Zoom In ialah perbesaran gambar (fungsi pada kamera video), Zoom Out ialah perkecilan gambar (fungsi pada kamera video). 

Animator :
Pembuat animasi. Klip animasi biasanya dikerjakan secara khusus oleh seorang animator, lalu diserahkan kepada editor video untuk digabung dengan bagian gambar lainnya.

Audio Effect :Efek suara. Sejumlah adegan memerlukan efek suara agar meningkatkan kesan visual. Misalnya pada adegan baku hantam dimana tidak terjadi perkelahian sesungguhnya, efek suara dibuat dan ditambahkan pada proses editing video untuk memperkuat kesan telah terjadinya perkelahian sesungguhnya.

Ambience :
Suara natural dari obyek gambar.

Background :
Gambar latar belakang.

Boom :
Mikrofon besar yang dipasang pada tiang portabel yang dipasang pada tempat terdekat yang mungkin, di sekitar pelaku adegan, agar dapat secara optimal menangkap dialog pemeran. Orang yang mengoperasikan boom ini disebut dengan Boom Man.

Breakaway :
Properti sekali pakai, misalnya gelas atau kertas, yang akan menjadi rusak dalam sekali pakai sesuai tuntutan cerita.

Breakdown :
Arti aslinya ialah perincian. Dapat merujuk ke rincian bujet produksi maupun aktualisasi pengeluaran biaya, atau dapat pula berarti rincian perencanaan adegan shooting.

Budget :
Anggaran pengeluaran keseluruhan dari produksi film. Bujet yang biasanya ditentukan sejak awal oleh produser ini akan amat menentukan bagaimana suatu rencana produksi video akan dieksekusi, menyangkut sewa alat, sumberdaya manusia, properti, dan sebagainya.

Blocking :
Area yang masuk dalam cakupan tangkapan kamera video. Para pemeran serta properti harus masuk dalam area blocking ini, dan sebaliknya area ini harus steril dari properti atau kru produksi.

Back Light :
Sumber cahaya utama yang berada di belakang obyek shooting dan menghadap ke kamera. Pada kebanyakan kasus, backlight ini merupakan kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh kameramen amatir sehingga obyek menjadi tak jelas (gelap). Pada kasus khusus, teknik ini digunakan misalnya untuk dengan sengaja menyamarkan identitas obyek.

Bumper :
Klip gambar biasanya berupa animasi yang berperan sebagai pembuka suatu acara televisi. Bumper in digunakan sebagai tanda suatu acara akan dimulai lagi setelah jeda iklan, sedangkan bumper out ialah penanda bahwa acara akan berhenti sejenak untuk jeda iklan.

Camera Department :
Bagian yang bertanggung jawab untuk menyediakan dan merawat semua peralatan kamera yang dibutuhkan untuk memproduksi film, serta proses-proses yang menyertainya.

Cameraman :
Orang yang bertugas mengoperasikan kamera film/video. Pada suatu produksi besar, cameraman ini terbagi menjadi sejumlah peran khusus yaitu Penata Fotografi (yang bertugas mengatur penempatan dan pergerakan kamera serta pencahayaan), Operator kamera yang langsung mengoperasikan kamera, serta sejumlah asisten untuk mengurus hal-hal lain seperti mengatur fokus kamera, dan sebagainya.

Camera Tracks :
Lintasan kamera, suatu alas datar berupa metal atau lembaran kayu tipis yang diletakkan di permukaan lantai sebagai tempat pergerakan kamera (yang dipasang pada sebuah alat beroda tertentu, disebut dolly). Lintasan ini berguna agar dihasilkan gerakan kamera yang lembut. Camera track dapat pula berbentuk lintasan rel panjang, sementara kamera terpasang pada suatu kamera dolly.

Casting :
Proses pencarian orang yang tepat untuk memerankan tokoh tertentu dalam cerita. Casting ini dipimpin oleh seorang juru casting atau casting director yang amat memahami karakter yang dibutuhkan oleh cerita. Rencana casting ini telah diumumkan sebelumnya kepada publik atau agent sehingga para artis/aktor dapat mempelajari skenario lalu mempersiapkan adegan yang akan ditampilkan sebagai unjuk kebolehan.

Clapper Boards :
Sepasang papan berengsel yang diketukkan sebagai tanda dimulainya shooting. Papan ini berisi sejumlah informasi antara lain titel produksi, nomor adegan (scene), produser, dan tanggal shooting adegan. Informasi pada papan ini dicatat oleh pencatat adegan yang kemudian akan memberi catatan tambahan tentang keberhasilan adegan yang di-shooting. Informasi ini juga terrekam oleh kamera video, yang kelak akan memudahkan proses editing video untuk memilih potongan gambar mana yang akan dipakai dan dirangkai dengan gambar lainnya.

Commercial :
Iklan. Video singkat yang umumnya berdurasi 60, 30, atau 15 detik yang dibuat khusus untuk mempromosikan suatu produk.

Costume Designer :
Orang yang merancang pakaian/kostum yang akan dipakai oleh para pemeran film.

Cue :
Tanda bagi aktor/aktris dalam film untuk memunculkan bagiannya dalam dialog atau tindakan. Isyarat ini dapat berupa tindakan aktor/aktris lainnya, bagian akhir dari sebuah dialog, tanda dari sutradara atau isyarat cahaya.

Cue Light :
Bola lampu kecil yang dapat dinyalakan atau dimatikan oleh sutradara atau asisten sutradara untuk memberi isyarat kepada para pemeran. Lampu ini diletakkan diluar jangkauan pandang kamera tetapi dalam jangkauan pandang pemeran.

Cut and Hold :
Perintah dari sutadara agar adegan diberhentikan namun para pemeran tetap berada dalam posisinya. Pada kasus ini, sutradara mungkin ingin memeriksa pencahayaan, posisi, atau adegan lain yang berkaitan.

Cut to Cut :
Peralihan gambar dari adegan satu ke adegan lainnya secara langsung tanpa pemakaian transisi.
Credit Title :Penampilan nama-nama kru produksi serta para pendukung acara.

Chroma Key :
Sebuah teknik efek visual dimana adegan shooting dilakukan dengan latar belakang layar berwarna tertentu (biasanya hijau atau biru). Pada proses editing, warna layar yang digunakan ini menjadi key untuk dihilangkan (dijadikan transparan) untuk diisi dengan gambar background yang telah disiapkan untuk tujuan itu.

Cutting on Beat :
Teknik pemotongan dan penyusunan gambar pada saat editing video berdasarkan tempo sound yang digunakan. Teknik ini amat terasa efeknya misalnya pada videoklip musik yang bertempo cepat.

Clip Hanger :
Sebutan bagi adegan atau gambar yang akan mengundang rasa ingin tahu penonton tentang kelanjutan acara, namun harus ditunda karena harus tampilnya jeda iklan komersial.

Cut :
Pemotongan gambar

Crane :
Alat khusus yang dilengkapi dengan tiang, tuas dan katrol untuk tempat menggantung kamera sehingga kamera dapat digerakkan secara fleksibel dinamis termasuk perputaran penuh 360 derajat, menghasilkan angle yang unik, dinamis dan kadang dramatis. Alat ini dapat digerakkan oleh secara manual oleh operator melalui sebuah tuas, ada pula yang dilengkapi dengan remote control. Jimmy Jib ialah sebuah merk dagang yang terkenal alat crane semacam ini
http://yronegrafis.blogspot.com/

ayo gan sama-sama kita belajar menjadi kameramen.,..,.,

0 asal mula punk


asal mula punk


Punk itu apa sih..? Pertanyaan dengan berbagai pertanyaan yang kian belum terjawab atau masih banyak kontroversi yang mengkaitkan punk dengan kejahatan, kriminalitas, gak teratur dan lain-lain, tapi semua itu tergantung bagaimana kita menyikapinya dari sisi mana kita melihat mereka (komunitas punk). Di artikel kali ini saya ingin menulis apa yang saya ketahui tentang punk.
Punk itu belum ada definisi yang tertulis secara baku, punk adalah sebuah gaya hidup (lifestyle) yang berprilaku seperti pemberontak, yang dimaksud di sini pemberontak adalah kebebasan, kebebasan seperti apa..? Kebebasan dalam gaya hidup, bagi pemusik kebebasan berekspresi, bagi kaum jalanan kebebasan gaya hidup, dan bagi seorang desainer adalah kebebasan soal trend.
Punk mempunya ideologi yang mereka punya yaitu DIY (do it yor self), komunitas punk tersebut dikembangkan di Amerika Serikat, Inggris dan Australia pada pertengahan tahun 1974-1976. Punk bukanlah jenis aliran musik namun punk adalah sebuah sikap ketidakpuasaan terhadap yang dilakukan pemerintah di jaman itu, lapisan-lapisan masyarakat yang terdiri dari para buruh, pelajar, dan kaum miskin kota, bersama-sama melakukan perubahan dengan cara melakukan demonstrasi untuk menggulingkan pemerintahan yang posisinya saat itu sedang kacau.
Dan di pertengahan tahun yang sama berkembanglah musik-musik punkrock yang berlirik tentang kritikan-kritikan politik, berlirik pendek, musik yang beraliran keras, dan juga dengan gaya hidup yang penuh kebebasan. Komunitas ini berkembang dan terus berkembang sampai sekarang .
Jadi punk itu adalah sebuah gaya hidup, bukan sebuah ajaran dan juga bukan sebuah “obat-obatan” yang selalu membuat anda tersugesti, jadi jangan takut jika anda melihat komunitas punk yang ada di bawah lampu merah, dan di dalam bis kota. Gembel jalanankah mereka..? Bukan..” mereka adalah kaum minoritas yang berani menunjukkan diri mereka, saya berani menulis seperti ini karena saya sudah merasakan hidup di antara mereka.
Kaum jalanan atau lebih sering disebut “street punk” adalah sebuah pemberontakan dalam gaya hidup dimana mereka bisa merasakan hidup susah, tidur di emperan toko,mengamen untuk membeli satu bungkus nasi, berjuang dengan kerasnya kehidupan di kota-kota besar. Walaupun beberapa di antara mereka saya tau sebenarnya mempunyai pendidikan yang cukup dan mempunyai orangtua yang berpenghasilan yang lumayan, mereka hanya ingin merasakan bahwa sebelum mereka “jatuh” ada baiknya merasakan terlebih dahulu jatuh itu dan bagaimana kita harus “bangkit” kembali.
Entah mengapa mereka mengambil jalan tersebut, tapi menurut saya tanpa mengambil jalan tersebut pun kita bisa sanggup. Inilah cerita tentang pengalaman dan pengetahuan saya tentang jiwa seorang punk, dan punk sendiri mempunyai ideologi yang bermacam-macam, karena itulah punk adalah jiwa yang mempunyai kebebasan namun masih tetap berdiri pada aturan-aturan yang ada .

0 Tentang Captain Jack band



Tentang Captain Jack band

Captain Jack adalah band rock yang terbentuk di Yogyakarta, 4 Desember 1999. Lewat sebuah penyatuan hati, emosi, pengalaman hidup dan keinginan yang menuntun ke dalam dunia seni yang sarat akan kereativitas.
Dengan nama-nama personilnya :
MOMO (voc & gitar)
ZUHDIL (gitar)
NOVAN (bass & scream)
SURYA ISMETH (synth, keys,  & back Voc)
ANDIBABON([drum & percussion)

Captain Jack telah mengeluarkan 4 album diantaranya:
“Unmindless” (EP/2004), hits single: Pahlawan,Siapa Aku
“Somethink About” (LP/2005), hits single: Sempurna, Pahlawan, Munafik.
“The Fall Of Concept” (EP/2008) hits single: Hati Hitam, Pengkhianat dan Postcard Untuk Tuhan.
“Highend Compilation album” (2010)  single: Musuhku Dalam Cermin
4th album (2012) hits single : Kupu-Kupu Baja

Lewat lagu “Sempurna”, band yang digawangi anak-anak Kota Pontianak ini sempat merajai track tangga lagu radio-radio di Kota Yogyakarta, Pontianak dan beberapa kota lainnya. Lagu tersebut diambil dari album kedua Captain Jack “Somethink About” yang dirilis dibawah bendera Universal Music Indonesia.

Nuansa lagu yang segar, dengan beat-beat yang catchy dalam baluran nuansa ROCK yang kental  ala Captain Jack membuat musik Captain Jack lebih berwarna dan pantas untuk disimak. Mengenai tema-tema yang diangkat Captain Jack berada pada jalur “perlawanan” yang menjadi ciri khas Captain Jack. Dengan lirik-lirik pedas seputar pergolakan batin yang marah pada keadaan yang ada.

Di tahun 2012 Captain Jack kembali merelease album terbaru mereka dan dipilihlah single
"Kupu Kupu Baja",  sebagai pengantar untuk album ke 4 mereka yang akan segera di release dlm waktu dekat ini.

Pada tgl 12 oktober 2012 Captain Jack akan merelease album ke 4 mereka, sebagai simbol release album ini, Captain Jack akan melakukan direct selling di tgl 12 - 14 Oktober 2012 di 3 kota (Jogja, Solo, Semarang). Untuk album terbaru ini Captain Jack bekerjasama dengan Mahakarya inc sebagai label yg menaungi mereka. Dan tidak menutup kemungkinan, konsep direct selling ini akan dibawa ke kota lain.

Tidak hanya melakukan aksi direct selling, tetapi di album ke 4 ini Captain Jack menyelipkan kampanye positif sebagai salah satu langkah sederhana untuk berubah atau mengubah sesuatu. Salah satunya adalah kampanye tentang perempuan indonesia yang susah untuk menjadi sesuatu yang lebih karena adanya budaya “patriaki”  di masyarakat sekarang ini. Selain itu juga mengenai perburuhan yang sekarang menjurus ke perbudakaan dan tentang menolak minuman beralkohol.

1 3 Langkah Membuat Video Company Profile




Company Profile
Untuk memulai membuat sebuah video company profile yang terancang baik dan benar. Kita harus melalui dan mengetahui tahapan-tahapan yang tepat. Karena bila kita tidak mengetahui tahapan tersebut, hasil video company profile akan mengalami proses yang kurang masksimal dan memakan waktu yang lama, sehingga apa yang ingin direpresentasikan dan dicitrakan menjadi profil perusahaan kurang tersampaikan dengan bagus.  Oleh karena itu step-step atau tahapan dalam membuat sebuah video company Profile yang baik harus diketahui untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh sehingga hasil yang didapat maksimal. Acuan dalam pembuatan company profile yang baik dan benar terbagi atas tiga bagian utama yaitu:
1. Pra Produksi/Pre-Production
tahap awal atau persiapan video company profile adalah dengan memproses materi outline dari klien yang berisi shooting objective, durasi, target audience, tempat/setting, budget dan lain lain. Setelah semua bahan-bahan materi outline terkumpul dan terseleksi, scripwriter akan mengolah bahan tersebut menjadi naskah video company profile.


Di dalam naskah video company profile umumnya terdapat narasi naskah berupa penjelasan audio, video dan keterangan scene yang membentuk alur cerita video company profile. Hasil naskah video company profile yang telah dibuat akan dikonfirmasi ulang ke klien, terkait apakah naskah video sudah tepat atau perlu ada revisi. Jika hasil naskah video company profile terdapat revisi, maka naskah akan dirubah sesuai dengan kesepakatan dan bimbingan team pra produksi dalam hal ini scripwriter dan storyboard artist. Setelah hasil naskah video company profile disetujui oleh klien, team akan membreakdown untuk jadwal shooting, lokasi shooting, casting, property, peralatan dan lain-lain. Segala hal yang berupa perencanaan produksi video company profile dilakukan untuk memberikan hasil maksimal dalam pembuatan profil perusahaan, oleh karena itu pada tahap ini sering dilakukan revisi konsep sebelum ke tahap produksi atau pasca produksi.

2. Produksi/Production
Merupakan tahap pelaksanaan di mana shooting video company profile dilakukan. semua hasil shooting merujuk pada naskah storyboard yang sudah dibuat ditahap pra produksi atau persiapan. Pada tahap produksi ini, team akan mengambil gambar video sesuai dengan naskah video company profile. Pengambilan gambar pada shooting video company profile tidak harus sesuai urutan scene biasanya diacak berdasarkan pada hal-hal termudah untuk di shooting.

Faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan gambar video company profile kurang lebih adalah lokasi dan avabilitas orang-orang bersangkutan. Lokasi yang jauh akan memerlukan waktu lebih untuk ketempat tujuan dan diperlukan survey sebagai upaya menyesuaikan lokasi setempat dengan naskah video company profile. Sedangkan avabilitas orang-orang bersangkutan terjadi karena kurang kordinasi dari pihak klien misalkan surat perizinan, ketidakhadiran talent dari klien dan persyaratan untuk shooting pada lokasi.

Pada tahap produksi ini, penting untuk mengambil stock gambar lebih banyak sebagai upaya preventif dalam kekurangan stock shoot gambar. Karena pengulangan akan memakan biaya produksi, waktu dan tenaga. Oleh karena itu tips bijak dalam mencegah hal itu adalah dengan mengadakan survey lapangan






Tips Membuat Company Profile yang Baik

Setiap bisnis usaha membutuhkan pencitraan yang baik untuk pelanggan potensial, mitra kerja, investor bahkan karyawan. Sebuah company profile bisa mencitrakan bahwa perusahaan anda dapat dipercaya dan berkredibilitas tinggi. company profile yang baik juga dapat mendidik audience tentang profil perusahaan.
Tips #1
Untuk membuat company profile kita harus memperhatikan hal dasar atau fondasi. Untuk memulai company profile kita harus memulai dengan latarbelakang perusahaan yang menerangkan tentang sejarah perusahaan dan juga tujuan utama perusahaan. Namun yang perlu diketahui adalah sangat penting untuk tidak menghabiskan waktu dalam menerangkan sejarah, karena yang lebih terpenting adalah bergerak dalam bidang apakah perusahaan anda.
Tips#2
Dalam company profile yang baik anda harus menjelaskan bagaimana perusahaan anda ber fungsi dan bekerja. Cara termudah dalam mendeskripsikan profil perusahaan anda adalah dengan berbicara bentuk bisnis anda. Anda bisa berbicara aspek demografi (spesifikasi usaha, target market dan lain-lain) agar company profile anda mendapatkan nilai tambah di perkembangan pasar.
Tips#3
Pastikan dalam sebuah company profile atau profil perusahaan, anda mempunyai data-data perusahaan. Karena anda akan menerangkan tentang produk servis, figure penjualan, prediksi kedepan, keuntungan, karyawan, dan masalah informasi profil perusahaan lainnya. Hal ini bisa menjadi sangat penting khususnya untuk menarik investor dan mitra kerja. Karena data-data tersebut dapat memberikan gambaran dan perkembangan perusahaan anda secara detail.
Tips#4
Menambahkan elemen design grafis, chart dan data pendukung lainnya di dalam bentuk company profile atau profil perusahaan. Representasi visual dapat menunjang mitra kerja yang potensial dan akan lebih di mengerti investor. Hal ini juga dapat menambahkan kredibiltas profil perusahaan anda.
Tips#5
Organisasikan atau atur informasi pada company profile atau profil perusahaan anda agar lebih dimengerti. Gunakan hal umum dalam company profile anda seperti nama perusahaan, alamat, status dan keterangan yang langsung diartikan pada perusahaan anda. Dengan mengorganisasikan company profile atau profil perusahaan anda, akan mempermudah audience mencari spesifikasi perusahaan yang sesuai dengan kebutuhannya

Thursday, 30 May 2013

0 cara hack facebook


Cara Hack Facebook 


Cara Hack Facebook 2013

cara yang pertama,kita pake kelemahan dari system FB dulu yaitu celah di link
 FACEBOOK HACKED



langsung aja gak usah pake basa basi

siapin dulu bahan bahannya :



-buka profil FACEBOOK target,catat emailnya(kalo ada)serta semua info-info(tanggal lahir,alamat,nomor hp,pokoknya semua yang ada di profil target),kalo gak ada emailnya?? catat nomor idnya / usernamenya.

nomor id yang mana?? misal:http://www.facebook.com/profile.php?id=100002382640672 berarti nomor idnya adalah:100002382640672

username yang mana ?? misal:http://www.facebook.com/whazheenk.gantenk berarti usernamenya adalah: whazheenk.gantenk

paham??



-buka komputer lalu masuk ke FACEBOOK HACKED (tapi jangan login dulu !!)
hack1.bmp
lalu klik
amankan akaun


-masukan username/nomor id/emailnya

hack2.bmp


-klik

ini akaun saya
hack3.bmp


-masukan password(pake password acak saja)

hack4.bmp


-kalo udah gagal XD ,baru klik

tidak punya akses kesini lagi
hack5.bmp


-masukan email barumu(yang nantinya akan digunakan untuk login ke FBtarget)

4.JPG


-tebak kata sandi pertanyaan keamanan yang ada di FB target(untuk referensi jawaban bisa dilihat di INFO di profil target)

hack6.bmp


-misalkan jawaban yang dimasukkan bener ,maka langsung ada konfirmasi untuk penggantian password

hack7.bmp


-kalo udah diisi nanti dapat notif kayak gini



Selamat,Anda telah berhasil membuktikan identitas anda

Email dikirim ke penembusmaya@gmail.com.Klik tautan dalam email tersebut untuk melanjutkan

proses pemulihan akun



lihat gambar:

hack8.bmp


kalo misalkan udah kita buka EMAIL yg kita Masukkan Tadi..



check INBOXnya .



langsung aja klik tautan yang ada di inbox dari FB untuk melanjutkan proses pemulihan



Tapi jangan seneng dulu masberoooo.... harus nunggu 24 jam ,baru bisa membuka FB si target tad

SILAHKAN MENCOBA GAN ,.,..,,